13 Apr 2011

Sang Fajar



ditengah hiruk pikuk kekacauan penjajahan
seorang kartini kecilku tumbuh bersama lenteranya
disaat semua pasrah dengan kerendehan strata
ia bangkitkan mereka yang terlelap
berharap ada akan datang masanya mereka setara dengan kaum adam

meski dengan berbagai rintangan
ia kobarkan semangat juang
agar semua kaum hawa bukan hanya budak bagi sang adam
ia dengan pemikiran bak bintang yang benderang
layaknya samudra luas menjulang
serta berbagai cita ingin ia wujudkan

kartini ku
wanita tegar dengan keluhuran budi
saat kaum hawa terduduk, ia rangkul mereka
ia berikan secercah harapan akan masa depan

kartini ku
ia lah fajar yang terbit dikala kegelapan menderu.


2 komentar: