14 Apr 2011

Seruan daun kering

Reruntuhan gedung, saksi penderitaan kami
Hujan seakan menertawakan kegundahan hati kami
Petir bagaikan cambuk pergi bagi kami
Hati kecilku berbisik,,
Merintih.. pilu
Mereka diluar sana mencemooh kami
Mereka di luar sana tertawa
Meski bernaung di gedung mewah
Tapi nama tinggal nama
Kami hanya dedaunan kering yang di terpa angin
Entah kemana kami akan pergi
Kami hanya sebuah sampan tak bertujuan
Terombang ambing hidup kami
Mereka badai yang tak punya hati
Niatnya merusak tunas yang akan bersemi
Mereka siakan kami setelah membuai kami dengan angan
Salahkah kami untuk berharap akan kelayakan bagi kami
Kami tidak akan pernah bersujud pada kalian
Apa yang kami tuntut adalah hak kami.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar